Review - Install OpenWRT di Internal EMMC STB HG680P

Di post kali ini, Rureka akan sedikit mereview atau menggulas “Install OpenWRT di Internal EMMC STB HG680P”, seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa STB HG680P dan STB B680H ini bisa digunakan untuk router dengan menggunakan firmware OpenWRT. Dimana rata-rata tutorial yang ada hanya sebatas menginstal OpenWRT di STB baik STB HG680P dan STB B860H menggunakan media flash disk atau micro SD (termasuk yang ada di Rureka 😂️😂️😂️). Padahal kedua STB ini memiliki internal memori (emmc) yang sangat besar yaitu 8GB, jika digunakan untuk router dengan firmware OpenWRT sangatlah sisa banyak space atau storage 8GB tadi dan sisa storage tadi bisa difungsikan untuk tempat menyimpan hasil file download-tan menggunakan aria2-webui sebagai mesin downloadernya.

Kelebihan

Menginstal OpenWRT ke Internal memori (emmc) STB memiliki beberapa kelebihan diantara;

  1. Proses booting lebih cepat bila dibandingkan menggunakan micro SD. Ini berdasarkan pengalaman Rureka.
  2. Storage emmc 8GB tidak tersia-sia begitu saja.
  3. Modem Hi-link saat bertama kali booting terbaca / mendapatkan IP. Tanpa harus menunggu OS OpenWRT berhasil booting terlebih dahulu baru menancapkan modem Hi-Linknya.
  4. Sisa storage emmc 8GB bisa dijadikan media untuk tempat download.

kekurangan

Meski menginstal OpenWRT ke Internal memori (emmc) STB memiliki kelebihan tersendiri, namun ada juga kekurangannya;

  1. STB tidak bisa booting lagi ke Android (Khusus HG680P)

Udah gitu aja kekuranganya 😂️😂️😂️

Kesimpulan

Jika Anda berniat menjadikan STB baik STB HG680P maupun STB B680H sebagai router dengan firmware OpenWRT menginstal OpenWRT langsung ke Internal memori atau emmc sangat direkomendasikan, sehingga micro SD / flash disk bisa dialih fungsikan untuk media penyimpanan / transfer file ke HP Android Anda.

Comments